Ringkasan Cepat:
- PM India Narendra Modi kunjungi Indonesia 6-8 Juli 2026, dua malam
- Agenda utama: pertahanan, dagang, investasi, hingga ketahanan pangan
- Modi juga akan tinjau proyek restorasi Candi Prambanan di Yogyakarta
Jakarta, 04 Juli 2026 — PM India Narendra Modi dijadwalkan mengunjungi Jakarta dan Yogyakarta pada 6-8 Juli 2026. Kunjungan dua malam ini membahas pertahanan, dagang, dan investasi bersama Presiden Prabowo Subianto.
Mengapa Ini Penting?

Kunjungan Modi merupakan balasan atas kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan di Hari Republik India, Januari 2025. Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers di Kedutaan Besar India, Jumat (3/7/2026).
“Kunjungan ini akan singkat, hanya untuk dua malam.”
— Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk Indonesia, Antara News, 3 Juli 2026
India sedang menyiapkan agenda pembangunan menuju 100 tahun kemerdekaannya pada 2047. Indonesia punya visi serupa lewat Indonesia Emas 2045, sehingga kedua negara punya banyak kesamaan arah pembangunan.
Latar Belakang Kerja Sama Dagang RI-India

Pada kuartal I 2025, India menjadi tujuan ekspor terbesar ketiga Indonesia. Nilai ekspornya mencapai US$4,28 miliar, atau 6,43% dari total ekspor nasional, menurut data TradeInt yang mengacu ke statistik WTO.
Batu bara dan briket menyumbang porsi terbesar ekspor ke India, sekitar 31,9%. Minyak sawit menyusul di posisi kedua dengan kontribusi 16,5% dari total ekspor ke negara itu.
Sebaliknya, India mengekspor produk minyak bumi olahan, hasil pertanian, kendaraan, dan peralatan telekomunikasi ke Indonesia. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pernah menyebut perdagangan kedua negara tumbuh sekitar 20% setiap tahun.
“Indonesia perlu membangun jembatan dengan India yang menghubungkan antara made in Indonesia dan made in India.”
— Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kemenko Ekonomi
Isu hilirisasi mineral kritis yang akan dibahas Modi dan Prabowo beririsan dengan agenda dalam negeri soal ekspor sumber daya alam lewat Danantara.
Latar Belakang Kerja Sama Pertahanan RI-India

Kerja sama militer kedua negara sudah berjalan sebelum kunjungan Modi. Oktober 2025, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima kunjungan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata India, Jenderal Anil Chauhan, di Jakarta.
Pertemuan itu membahas rencana latihan militer bersama, keamanan kemaritiman, dan pengembangan industri pertahanan. Kedua matra sepakat memperkuat interoperabilitas di kawasan Indo-Pasifik.
“Bagi Indonesia, India bukan sekadar sahabat tetapi saudara.”
— Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI, Merdeka.com, Oktober 2025
Maret-Mei 2026, kapal perang India OPV kelas Saryu singgah di Tanjung Priok membawa misi IOS SAGAR. Dua prajurit TNI AL turut berlayar bersama kapal itu mengelilingi Samudra Hindia. Konteks pertahanan maritim inilah yang dipetakan berlanjut dalam pembahasan Modi dengan pemerintahan Prabowo pekan ini.
Reaksi dan Dampak

Agenda kunjungan mencakup lima pilar kerja sama: pertahanan-keamanan maritim, dagang-investasi, ketahanan pangan dan energi, hilirisasi mineral kritis, serta kesehatan dan pendidikan.
Chakravorty menilai hubungan India-Indonesia makin penting di tengah dinamika geopolitik saat ini. Sebagai dua negara besar di Global South, ia berharap keduanya bisa menunjukkan contoh kerja sama nyata ke dunia.
Kunjungan ke Yogyakarta berkaitan dengan komitmen dalam Pernyataan Bersama 2025, saat India dan Indonesia sepakat mendukung pemugaran Candi Prambanan. Sejak itu, India bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan RI, Indonesian Heritage Institute, dan Archaeological Survey of India.
Kronologi Peristiwa
| Waktu | Kejadian | Sumber |
|---|---|---|
| 6 Juli malam | Modi tiba di Jakarta | Antara News |
| 7 Juli | Pertemuan bilateral dengan Prabowo + jamuan kenegaraan | Detik News |
| 7 Juli malam | Modi berpidato di hadapan komunitas India di Indonesia | Liputan6 |
| 8 Juli | Modi ke Yogyakarta, tinjau restorasi Candi Prambanan | Antara News Yogyakarta |
| 8 Juli | Modi bertolak ke Australia | Harian Jogja |
Pertanyaan Seputar Kunjungan PM Modi
Berapa lama PM Modi berada di Indonesia?
Dua malam, dari 6 hingga 8 Juli 2026, mencakup Jakarta dan Yogyakarta sebelum bertolak ke Australia.
Apa agenda utama kunjungan ini?
Lima pilar: pertahanan-keamanan maritim, dagang-investasi, ketahanan pangan-energi, hilirisasi mineral kritis, serta kesehatan-pendidikan.
Mengapa Modi mengunjungi Yogyakarta?
Untuk meninjau proyek restorasi Candi Prambanan, sesuai komitmen India dalam Pernyataan Bersama RI-India 2025.
Apa Selanjutnya?

Rincian hasil pertemuan bilateral, termasuk kesepakatan dagang dan pertahanan konkret, baru akan diumumkan selama kunjungan berlangsung. Proyek restorasi Prambanan diharapkan mendorong pariwisata Yogyakarta, khususnya dari wisatawan India.
Terakhir kali Modi mengunjungi Indonesia adalah pada 2023, saat KTT India-ASEAN. Kunjungan tahun ini jadi yang pertama sejak kemitraan strategis komprehensif kedua negara terus diperluas ke sektor pertahanan dan energi.